ata Hikmah Sebagai Penyemangat Jiwa Yang Lesu

10 Kata-kata Bijak Ini Jadi Mantra untuk Lebih Bahagia Jalani Hidup

Ketika kehidupan kita sedang berada di titik terendah, tentu saja kita membutuhkan suntikan motivasi berupa kumpulan kata bijak atau kata mutiara. Mengapa bisa demikian? Pasalnya kata bijak tersebut sangat ampuh dalam membakar semangat jiwa-jiwa yang sedang lesu. Nah, berbicara soal kata kata bijak yang bikin bahagia, berikut di bawah ini ada beberapa kumpulan kata-kata hikmah sebagai penyemangat jiwa yang lesu yang harus anda ketahui :

* Sejelek apapun perbuatanmu di masa lalu, itu sudahlah berlalu. Berusahalah yang terbaik disaat ini untuk mempersiapkan masa depan yang lebih baik.

* Menjadi dirimu sendiri adalah kebahagiaan yang paling besar dan mengandalkan potensi dirimu sendiri, tanpa harus bergantung pada orang lain.

* Memperbaiki diri tidaklah perlu untuk menunggu orang lain memaafkanmu. Yang paling baik adalah perbaikilah terlebih dahulu dirimu sendiri, maka orang lain akan memaafkanmu.

* Terkadang anda memilih untuk menjauhi seseorang, bukan untuk berhenti mencintainya, tetapi karena anda harus melindungi diri sendiri dari luka yang mendalam.

* Ketika anda tahu bagaimana cara untuk mencintainya, akan tetapi tidak tahu bagaimana cara mempertahankannya, itulah hal yang paling sulit.

* Disaat anda telah merasa mimpi ini tidak terwujud. Percayalah mimpi yang besar sedang menantimu.

* Masalah yang anda hadapi akan berlalu dan diganti dengan kebahagiaan.

* Jadilah dirimu yang terbaik dari mereka yang baik.

* Karena ingin dicintai anda tidak perlu berusaha keras, namun yang anda butuhkan adalah dia yang bisa menerima segala kekurangan pada dirimu.

* Cukup mudah dan simple. Kebahagiaan dalam hidup adalah ketika orang tua kita merasa senang atas apa yang kita lakukan.

* Tempat yang anda tuju bukanlah masa depan, tapi tempat yang anda ciptakan sendiri melewati pikiran, niat kemudian dilanjutkan dengan tindakan nyata.

Itulah beberapa kumpulan kata-kata mutiara hikmah yang dapat mendobrak jiwa-jiwa yang lesu. Bagaimana, apakah setelah melihat kata bijak tersebut, anda merasa lebih semangat lagi?

Cara Mengasah Kemampuan Sosialisasi Anak

Dummy

Kemampuan bersosialisasi anak merupakan aspek keterampilan anak yang perlu diasah oleh orang-orang di sekitarnya, terutama orang tua. Kemampuan ini penting agar anak menjadi seseorang yang mudah bergaul dengan lingkungannya sehingga tidak tergantung dengan keberadaan orang tua. Lebih lanjut, mengasah keterampilan bersosialisasi juga bisa mengatasi sifat pemalu yang mungkin dimiliki oleh seorang anak sehingga ia tumbuh menjadi sosok yang lebih aktif dan pemberani. Modal untuk melatih kemampuan bersosialisasi anak sebaiknya mulai dilakukan ketika anak mendekati usia 3 hingga 5 tahun, khususnya jika anak mulai mendekati masa pre-school atau akan mulai TK.

  • Ramah dan Hangat

Pola asuh orang tua dan keluarga di rumah sangat menentukan cara seorang anak berinteraksi dengan lingkungan di sekitarnya. Orang tua sebaiknya menunjukkan hubungan yang hangat dan diperkuat dengan melakukan berbagai aktivitas bersama-sama, terutama saat bermain dengan anak. Sebuah studi menunjukkan bahwa di balik anak-anak yang senang dan mudah bergaul dengan temen-teman di usianya adalah anak-anak yang sering bermain dengan kedua orang tua mereka. Hubungan yang hangat yang diberikan oleh orang tua juga membuat anak tumbuh menjadi sosok yang mudah tersenyum dan suka tertawa. Hindari sikap suka mengkritik kepada anak serta usahakan untuk selalu menunjukkan sikap responsif terhadap ide-ide yang diutarakan oleh anak.

  • Beri Petunjuk Praktis

Anak-anak selalu membutuhkan arahan orang tua mereka, terutama ketika mereka memulai hubungan pertemanan. Orang tua bisa mencontohkan untuk menyapa serta memberi respon positif terhadap sapaan orang lain. Orang tua harus selalu memaparkan tata krama dan perilaku sopan dalam bentuk contoh-contoh langsung sehingga anak bisa langsung meniru kegiatan bersosialisasi yang dicontohkan orang tua. Tidak ada salahnya juga untuk memulai mengajari anak anda untuk bernegoisasi, berkompromi, atau berkomunikasi tentang masalah-masalah yang terjadi untuk melatih kemampuan pemecahan masalah anak.

  • Tanamkan Kebiasaan Bergaul

Orang tua harus mengajak anak untuk bergaul sesering mungkin untuk mengasah kemampuan bersosialisasi anak. Sehingga kegiatan bertemu dan berinteraksi dengan banyak orang tidak akan membuat anak merasa canggung, kurang nyaman, atau bahkan takut. Untuk anak usia batita, orang tua bisa mulai untuk mengenalkan anak dengan teman-teman seusianya di sekitar rumah. Baru pada usia balita, orang tua bisa mulai mengajak anak bermain ke rumah anak teman orang tua untuk melakukan play date. Menentukan jadwal tertentu untuk pergi ke playground atau bermain dengan anak seusianya di lingkungan sekitar juga merupakan cara efektif untuk mengajarkan anak tentang interaksi sosial.

  • Undang Teman

Mengundang teman-teman anak untuk datang dan bermain bersama di rumah juga bisa digunakan untuk membentuk kemampuan sosialisasi anak. Orang tua bisa menyiapkan berbagai kegiatan dan materialnya. Jangan lupa untuk mengajak anak berdiskusi tentang kegiatan apa yang ingin ia mainkan bersama dengan anak. Sebaiknya, rancang kegiatan sederhana dan singkat. Sebab meskipun bermain adalah kegiatan yang menyenangkan, namun anak memiliki ketahanan yang terbatas dan cepat merasa bosan. Pertimbangkan juga waktu untuk istirahat, minum, makan, bahkan tidur di sore hari.

  • bermain Bersama di Alam

Cara berikutnya yang juga bisa mengasah otak si anak adalah bermain dengan teman-teman sebayanya di alam. Bunda bisa ajak si kecil ke taman bermain dan biarkan ia bermain dengan teman-teman yang ada di sana. Jangan kuatir kalau nanti si kecil jadi kotor.

Bunda tinggal siapkan saja produk personal care untuk si kecil saat mandi. Produk personal care terbaik misalnya DOREMI THOMAS & FRIENDS yang terdiri dari shampoo anak, body wash dan juga parfum. Semuanya di formulasikan khusus anak-anak. Sehingga bahanya sangat aman. Apalagi kemasanya yang unik, pasti disukai anak.

Seperti Inilah 4 Cara Yang Baik dan Benar Dalam Mendidik Anak

Ini Dia Cara agar Kamu Bisa Akrab Keluarga Suami

Anak merupakan satu-satunya harta yang paling berharga bagi setiap para orang tua. Maka dari itu, kita sebagai orang tua harus benar-benar merawatnya dengan baik. Selain harus merawatnya dengan baik, kita juga harus mendidiknya agar kelak nanti ia menjadi anak yang berbakti kepada orang tua. Akan tetapi, dalam mendidik anak itu bukanlah perkara yang mudah. Bahkan, tak sedikit dari para orang tua yang kerap melakukan kesalahan dalam mendidik sang buah hatinya. Seperti yang terjadi pada peribahasa “Buah jatuh tidak akan jauh dari pohonnya”, yang artinya bahwa perilaku anak tidak akan berbeda jauh dengan perilaku orang tuanya.

Oleh karena itu, sangat penting bagi kita untuk mengetahui tentang bagaimana cara yang baik dan benar dalam mendidik anak. Di kutip dari salah satu situs parenting terpopuler di Indonesia yang bernama popmama.com, setidaknya ada 4 cara yang baik dan benar dalam mendidik anak yang harus kita ketahui. Nah, untuk mengetahui lebih jelasnya lagi, mari kita simak saja langsung ulasannya di bawah ini :

  • Harus Ada Ketegasan

Cara pertama yang baik dan benar dalam mendidik anak, yakni harus ada ketegasan. Perlu anda catat, bahwa ketegasan dengan kekerasan itu tidaklah sama. Ya, dengan adanya ketegasan, maka ia akan menjadi anak yang patuh pada peraturan. Selain itu, ketegasan ini juga akan membuatnya menjadi anak yang lebih disiplin lagi.

  • Jangan Terlalu Mengekangnya

Pada dasarnya, setiap orang tua pasti memiliki rasa khawatir dan rasa cemas terhadap anaknya. Namun, bukan berarti juga bahwa anda harus mengekangnya dengan cara melarang inilah itulah. Dalam hal ini, anda harus mmberikan kebebasan namun masih tetap dalam pengawasan.

  • Menjadi Pendengar Yang Baik

Menjadi pendengar yang baik merupakan salah satu cara paling ampuh, untuk menciptakan hubungan yang lebih dekat lagi antara anak dengan orang tuanya.

  • Berikan Ilmu Agama

Ini dia salah satu hal yang paling penting dalam mendidik anak yang wajib anda lakukan, yakni dengan memberikannya ilmu agama. Bahkan, ilmu agama ini wajib ditanamkan pada mereka sejak dini. Dengan berbekal ilmu agama sejak dini, maka saat dewasa nanti ia sudah tahu mana yang baik  dan mana yang buruk bagi dirinya.

Itulah 4 cara yang baik dan benar dalam mendidik anak yang harus anda terapkan. Akhir kata cukup sekian, semoga ulasan yang singkat ini dapat bermanfaat.