Cara Mengasah Kemampuan Sosialisasi Anak

Dummy

Kemampuan bersosialisasi anak merupakan aspek keterampilan anak yang perlu diasah oleh orang-orang di sekitarnya, terutama orang tua. Kemampuan ini penting agar anak menjadi seseorang yang mudah bergaul dengan lingkungannya sehingga tidak tergantung dengan keberadaan orang tua. Lebih lanjut, mengasah keterampilan bersosialisasi juga bisa mengatasi sifat pemalu yang mungkin dimiliki oleh seorang anak sehingga ia tumbuh menjadi sosok yang lebih aktif dan pemberani. Modal untuk melatih kemampuan bersosialisasi anak sebaiknya mulai dilakukan ketika anak mendekati usia 3 hingga 5 tahun, khususnya jika anak mulai mendekati masa pre-school atau akan mulai TK.

  • Ramah dan Hangat

Pola asuh orang tua dan keluarga di rumah sangat menentukan cara seorang anak berinteraksi dengan lingkungan di sekitarnya. Orang tua sebaiknya menunjukkan hubungan yang hangat dan diperkuat dengan melakukan berbagai aktivitas bersama-sama, terutama saat bermain dengan anak. Sebuah studi menunjukkan bahwa di balik anak-anak yang senang dan mudah bergaul dengan temen-teman di usianya adalah anak-anak yang sering bermain dengan kedua orang tua mereka. Hubungan yang hangat yang diberikan oleh orang tua juga membuat anak tumbuh menjadi sosok yang mudah tersenyum dan suka tertawa. Hindari sikap suka mengkritik kepada anak serta usahakan untuk selalu menunjukkan sikap responsif terhadap ide-ide yang diutarakan oleh anak.

  • Beri Petunjuk Praktis

Anak-anak selalu membutuhkan arahan orang tua mereka, terutama ketika mereka memulai hubungan pertemanan. Orang tua bisa mencontohkan untuk menyapa serta memberi respon positif terhadap sapaan orang lain. Orang tua harus selalu memaparkan tata krama dan perilaku sopan dalam bentuk contoh-contoh langsung sehingga anak bisa langsung meniru kegiatan bersosialisasi yang dicontohkan orang tua. Tidak ada salahnya juga untuk memulai mengajari anak anda untuk bernegoisasi, berkompromi, atau berkomunikasi tentang masalah-masalah yang terjadi untuk melatih kemampuan pemecahan masalah anak.

  • Tanamkan Kebiasaan Bergaul

Orang tua harus mengajak anak untuk bergaul sesering mungkin untuk mengasah kemampuan bersosialisasi anak. Sehingga kegiatan bertemu dan berinteraksi dengan banyak orang tidak akan membuat anak merasa canggung, kurang nyaman, atau bahkan takut. Untuk anak usia batita, orang tua bisa mulai untuk mengenalkan anak dengan teman-teman seusianya di sekitar rumah. Baru pada usia balita, orang tua bisa mulai mengajak anak bermain ke rumah anak teman orang tua untuk melakukan play date. Menentukan jadwal tertentu untuk pergi ke playground atau bermain dengan anak seusianya di lingkungan sekitar juga merupakan cara efektif untuk mengajarkan anak tentang interaksi sosial.

  • Undang Teman

Mengundang teman-teman anak untuk datang dan bermain bersama di rumah juga bisa digunakan untuk membentuk kemampuan sosialisasi anak. Orang tua bisa menyiapkan berbagai kegiatan dan materialnya. Jangan lupa untuk mengajak anak berdiskusi tentang kegiatan apa yang ingin ia mainkan bersama dengan anak. Sebaiknya, rancang kegiatan sederhana dan singkat. Sebab meskipun bermain adalah kegiatan yang menyenangkan, namun anak memiliki ketahanan yang terbatas dan cepat merasa bosan. Pertimbangkan juga waktu untuk istirahat, minum, makan, bahkan tidur di sore hari.

  • bermain Bersama di Alam

Cara berikutnya yang juga bisa mengasah otak si anak adalah bermain dengan teman-teman sebayanya di alam. Bunda bisa ajak si kecil ke taman bermain dan biarkan ia bermain dengan teman-teman yang ada di sana. Jangan kuatir kalau nanti si kecil jadi kotor.

Bunda tinggal siapkan saja produk personal care untuk si kecil saat mandi. Produk personal care terbaik misalnya DOREMI THOMAS & FRIENDS yang terdiri dari shampoo anak, body wash dan juga parfum. Semuanya di formulasikan khusus anak-anak. Sehingga bahanya sangat aman. Apalagi kemasanya yang unik, pasti disukai anak.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *